Harga Emas Dunia Bergerak di USD 4.140, Analis Beberkan Pemicunya

Harga Emas Dunia Bergerak di USD 4.140, Analis Beberkan Pemicunya

Harga emas dunia bergerak relatif stabil pada perdagangan Selasa (6/10/2026) waktu setempat. Mengutip Investing, harga emas spot (XAU/USD) terkikis tipis 0,1 persen ke posisi USD4.138,09 per ons pada pukul 20.44 ET (00.44 GMT), sementara emas berjangka (futures) menguat 0,2 persen ke level USD4.165,15 per ons.

Pergerakan harga emas dunia 6 oktober 2026 ini terjadi saat pasar berupaya pulih dari penurunan mingguan terbesarnya sejak Juni. Penguatan indeks dolar AS di kisaran 102,17 dan lonjakan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasury) menjadi penahan utama laju penguatan emas, meskipun спеkulasi kenaikan suku bunga The Fed mulai mereda.

Di pasar logam mulia lainnya, harga perak spot (XAG/USD) merosot 0,1 persen ke USD60,998 per ons, sedangkan platinum (XPT/USD) terkoreksi 0,2 persen ke level USD1.721,37 per ons.

Tekanan Fiskal Eropa dan Penguatan Dolar AS

Penguatan mata uang Paman Sam dipicu oleh dinamika ketidakpastian politik serta krisis fiskal di Eropa, khususnya Prancis. Kebuntuan politik di Paris memicu aksi jual massal pada obligasi pemerintah Eropa, menyeret mata uang euro ke level terendah dalam 17 bulan terakhir dan melambungkan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman (safe haven).

Di saat bersamaan, kenaikan yield obligasi tenor panjang AS mencapai rekor tertinggi baru dalam beberapa dekade, yang meningkatkan opportunity cost dalam memegang aset tanpa imbal hasil (non-yielding) seperti emas.

Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Mereda

Meskipun laporan Institute for Supply Management (ISM) AS mencatat peningkatan tekanan biaya sektor jasa tercepat dalam empat tahun terakhir, ekspektasi pasar terhadap pengetatan moneter agresif oleh Federal Reserve mulai surut:

  • Data NFP Melemah: Laporan non-farm payrolls (NFP) AS yang berada di bawah ekspektasi pasar meredam spekulasi kenaikan suku bunga acuan dalam waktu dekat.
  • Prosentase Probabilitas Okto-Desember: Pasar interest rate swap mencatat peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober merosot ke angka 20–23 persen (turun dari 70 persen pada pekan sebelumnya). Kenaikan sebesar 25 bps kini diproyeksikan baru terjadi pada pertemuan Desember.
  • Prospek Risalah The Fed: Analis ANZ menilai investor tengah mencermati risalah pertemuan The Fed bulan September yang dijadwalkan rilis pertengahan pekan ini guna mendapat petunjuk arah kebijakan moneter ke depan.