Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan Rabu, 14 Oktober 2026. Pada pembukaan perdagangan, IHSG berada di zona hijau pada level 5.940,675.
Mengacu pada data RTI hingga pukul 09.20 WIB, IHSG menguat 47,565 poin atau 0,80 persen ke level 5.973,541. Sepanjang perdagangan pagi, indeks bergerak pada rentang 5.906 hingga 5.976.
Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan indeks utama Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa, 13 Oktober 2026. Indeks Nasdaq tertekan oleh penurunan saham produsen cip, sementara investor mencermati hasil kinerja kuartalan Citigroup dan sejumlah bank besar Amerika Serikat.
Indeks S&P 500 turun 0,02 persen, Nasdaq melemah 0,15 persen, dan Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,35 persen.
Bursa Asia Bergerak Variatif
Bursa saham Asia-Pasifik bergerak bervariasi pada perdagangan Selasa, dengan sejumlah indeks menguat di tengah tekanan terhadap saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI) menjelang musim laporan keuangan.
Indeks Nikkei 225 Jepang merosot 1,8 persen. Di Korea Selatan, Kospi anjlok 5,5 persen, sedangkan Kosdaq tercatat turun 1,4 persen. Sementara itu, ASX 200 Australia naik 0,1 persen dan Hang Seng Hong Kong menguat 0,3 persen.
Di sisi lain, Taiex Taiwan turun 2 persen dan CSI 300 China melemah 0,3 persen.
Sementara itu, IHSG pada perdagangan Selasa, 13 Oktober 2026, ditutup turun 0,17 persen. Meski demikian, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp5,9 miliar.
Sejumlah saham yang paling banyak dibeli investor asing adalah ASII, TINS, BRMS, BBCA, dan ENRG.
Proyeksi IHSG dan Level Penting
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan apabila mampu menembus level 5.950.
Jika berhasil melewati level tersebut, IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan menuju rentang 5.980–6.000. Namun, investor perlu mewaspadai risiko koreksi apabila indeks belum mampu menembus level 6.000.
Dalam kondisi tersebut, IHSG berpeluang kembali menguji area support 5.770. BNI Sekuritas memperkirakan level support IHSG berada di kisaran 5.870–5.900, sedangkan resistance berada di rentang 5.980–6.000.
Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Hari Ini
BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham yang dapat dicermati investor pada perdagangan Rabu, 14 Oktober 2026, yakni BUMI, INET, ASII, TOWR, BRMS, dan BBCA.
Berikut rincian trading plan dari BNI Sekuritas:
- BUMI
- Strategi: Buy if Break Rp167
- Target harga: Rp171–Rp178
- Cut loss: di bawah Rp165
- INET
- Strategi: Spec Buy
- Area beli: Rp228–Rp234
- Target harga: Rp244–Rp252
- Cut loss: di bawah Rp226
- ASII
- Strategi: Spec Buy
- Area beli: Rp4.750
- Target harga: Rp4.800–Rp4.880
- Cut loss: di bawah Rp4.720
- TOWR
- Strategi: Spec Buy
- Area beli: Rp452
- Target harga: Rp460–Rp466
- Cut loss: di bawah Rp448
- BRMS
- Strategi: Spec Buy
- Area beli: Rp540–Rp555
- Target harga: Rp570–Rp580
- Cut loss: di bawah Rp540
- BBCA
- Strategi: Spec Buy
- Area beli: Rp5.900–Rp5.950
- Target harga: Rp6.050–Rp6.100
- Cut loss: di bawah Rp5.900
