Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melaporkan dua gempa bumi dangkal beruntun yang mengguncang wilayah Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tabalong pada Senin siang, 20 April 2026.
Gempa pertama terjadi pada pukul 12.24 WITA dengan magnitudo 3,0. Episenter berada di darat pada koordinat 2,17 LS dan 115,55 BT atau sekitar 18 kilometer barat laut Balangan, dengan kedalaman hanya 2 kilometer.
Selang enam menit kemudian, gempa kedua terjadi pada pukul 12.30 WITA dengan magnitudo 2,8. Episenter gempa berada sekitar 19 kilometer barat daya Tabalong, dengan kedalaman 3 kilometer.
Termasuk Gempa Sangat Dangkal
BMKG mengidentifikasi kedua gempa tersebut tergolong gempa sangat dangkal karena memiliki kedalaman kurang dari 5 kilometer. Kondisi ini membuat getaran lebih mudah dirasakan meski magnitudo relatif kecil.
Berdasarkan analisis, gempa dipicu oleh aktivitas sesar atau patahan lokal yang umum terjadi di wilayah daratan dengan struktur geologi aktif.
Getaran Lebih Terasa di Permukaan
Gempa dangkal cenderung memberikan dampak getaran yang lebih terasa di sekitar pusat gempa dibandingkan gempa dalam. Hal ini disebabkan jarak sumber gempa yang dekat dengan permukaan bumi.
Meski demikian, energi yang dilepaskan pada gempa kali ini tergolong kecil sehingga tidak menimbulkan dampak signifikan.
Belum Ada Laporan Kerusakan
Hingga laporan ini disampaikan, belum terdapat informasi terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat dua gempa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat di Balangan, Tabalong, dan sekitarnya untuk tetap tenang, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan serta memastikan informasi yang diperoleh berasal dari sumber resmi.
