Jakarta — Proyek Gold247 World Gold Council resmi diluncurkan sebagai langkah strategis dalam mengubah wajah perdagangan emas global di era digital. Melalui inisiatif ini, WGC berupaya membangun ekosistem perdagangan emas yang modern, transparan, serta mendukung prinsip keberlanjutan ESG internasional.
Kepala Asia Pasifik (ex-China) dan Kepala Bank Sentral Global WGC, Shaokai Fan, menyampaikan bahwa ekonomi Indonesia siap memasuki babak baru investasi emas. “Kami melihat potensi besar bagi Indonesia dalam perdagangan dan investasi emas digital yang aman, inklusif, dan berdaya saing tinggi,” katanya di Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Shaokai menilai bahwa pasar emas Indonesia kini menuju era liberalisasi besar, di mana emas telah terbukti memiliki kinerja yang mengungguli saham dan obligasi dalam beberapa tahun terakhir. Survei WGC juga menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor muda terhadap emas sebagai instrumen keuangan jangka panjang yang stabil.
Sementara itu, Analis Pasar Modal Wahyu Laksono menegaskan bahwa emas fisik tetap memiliki daya tarik kuat di tengah tren digitalisasi. Menurutnya, potensi harga emas global dapat mencapai USD5.000 per troi ons pada tahun 2026, didorong oleh permintaan tinggi dan ketidakpastian ekonomi global.
Inisiatif Gold247 menjadi tonggak penting dalam memperkuat kehadiran emas di dunia digital. WGC juga menggandeng investor institusional dan bank sentral untuk memperluas pemahaman emas sebagai aset cadangan strategis di era ekonomi digital.Dikutip dari RRI.co.id
