Presiden Prabowo Subianto kembali mengadakan pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Kamis (20/11/2025). Ini menjadi pertemuan kedua dalam satu pekan, setelah sebelumnya mereka bertemu pada 17 November 2025 di Kompleks Istana Kepresidenan.
Dalam pertemuan 17 November, keduanya membahas sejumlah agenda strategis mulai dari sektor olahraga, ekonomi, hingga penguatan sinergi antara pemerintah dan legislatif untuk merealisasikan program prioritas nasional. Salah satu yang menjadi perhatian adalah rencana pembangunan kompleks fasilitas latihan atlet serta pengiriman cabang olahraga unggulan untuk menjalani latihan intensif di luar negeri. Selain itu, percepatan hilirisasi industri juga ikut dibahas.
Bahasan Utama Pertemuan Kedua: Kesejahteraan Ojol hingga Haji 2026
Mengutip unggahan akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, pertemuan kedua pada 20 November 2025 kembali memuat sejumlah isu penting. Salah satunya adalah peningkatan kesejahteraan pengemudi ojek online. Pemerintah disebut menaruh perhatian besar pada peningkatan perlindungan dan pendapatan para pekerja sektor transportasi daring.
Selain itu, Prabowo dan Dasco juga membahas reforma agraria dan redistribusi lahan yang berpihak kepada masyarakat, sebagai upaya memperkuat pemerataan ekonomi nasional. Isu lain yang tak kalah penting adalah persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, termasuk peningkatan kualitas layanan bagi jemaah.
Aspirasi Kepala Desa: Dorong Perekonomian Lokal
Dalam kesempatan tersebut, Dasco turut menyampaikan aspirasi dari para kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI). Mereka berharap agar program-program unggulan pemerintah lebih memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian desa.
Program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan bisa semakin menggerakkan ekonomi lokal dan memberikan manfaat yang lebih merata bagi masyarakat desa.
Penguatan Program Prioritas Pemerintah
Rangkaian dua pertemuan ini menunjukkan komitmen pemerintah dan legislatif untuk terus memperkuat koordinasi dalam menjalankan agenda prioritas nasional. Mulai dari peningkatan kesejahteraan pekerja, pemerataan lahan, pengembangan ekonomi desa, hingga persiapan penyelenggaraan haji yang lebih baik pada 2026.
Dikutip dari kompas.com
