IHSG Anjlok 1,11 Persen ke Level 6.079 pada Pembukaan Sesi I

IHSG Anjlok 1,11 Persen ke Level 6.079 pada Pembukaan Sesi I

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan Selasa, 29 September 2026. Pada pembukaan perdagangan sesi pertama, IHSG berada di posisi 6.118,806. Mengacu data RTI hingga pukul 09.08 WIB, ihsg melemah pagi ini secara signifikan sebesar 68,452 poin atau setara 1,11 persen ke level 6.079,407.

Statistik Perdagangan Saham Pagi Ini

Aksi pelepasan saham mewarnai mayoritas pergerakan bursa domestik pada awal sesi perdagangan:

  • Saham Melemah: 475 saham
  • Saham Menguat: 116 saham
  • Saham Stagnan: 135 saham
  • Total Nilai Transaksi: Rp1,518 triliun
  • Volume Saham Ditransaksikan: 5,141 miliar lembar saham

Koreksi Bursa Global dan Regional Asia

Pasar saham global kompak tertekan pada perdagangan semalam. Di Wall Street, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,67 persen, S&P 500 berkurang 0,77 persen, dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,92 persen. Kenaikan harga minyak serta imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS menjadi sentimen penekan utama di tengah ketidakpastian prospek kesepakatan damai antara AS dan Iran.

Bursa saham Asia juga kompak ditutup merosot pada perdagangan Senin (28/9). Lonjakan harga energi global serta kekhawatiran dampak inflasi dan suku bunga menjadi penahan laju pasar. Indeks saham blue-chip Tiongkok CSI 300 anjlok 2,2 persen dan Shanghai Composite merosot 1,7 persen seiring memudarnya optimisme pasar atas pertemuan tingkat tinggi AS-Tiongkok. Sementara itu, KOSPI Korea Selatan terkoreksi 2,7 persen dan Hang Seng Hong Kong menguat tipis 0,54 persen.

Aksi Net Sell Asing dan Proyeksi IHSG Hari Ini

Tekanan pada bursa domestik melanjutkan tren perdagangan kemarin (28/9), di mana IHSG ditutup anjlok 1,51 persen yang diiringi oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing senilai Rp260 miliar. Sejumlah saham kapitalisasi besar yang paling banyak dilepas asing meliputi BMRI, TLKM, TINS, MDKA, dan INCO.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi pergerakan IHSG pada hari ini masih berpotensi melanjutkan pelemahan, meski terdapat peluang rebound terbatas.

“IHSG pada perdagangan hari ini masih berpotensi melanjutkan pelemahan, dengan potensi sedikit rebound ke 6.180-6.200. Diperkirakan support IHSG di level 6.070-6.100 dan resist IHSG di level 6.180-6.200,” jelas Fanny dalam riset harian BNI Sekuritas.