Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan pada perdagangan Kamis waktu setempat. Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September turun USD2,02 atau 2,43 persen menjadi USD81,25 per barel, sedangkan minyak Brent untuk pengiriman Oktober turun USD1,91 atau 2,15 persen menjadi USD87,07 per barel.
Penurunan harga minyak terjadi setelah sebelumnya menguat di tengah ketidakpastian terkait pengiriman minyak dari kawasan Teluk melalui Selat Hormuz. Situasi tersebut masih dipengaruhi klaim kendali atas jalur perairan strategis itu dari pihak Amerika Serikat dan Iran.
Bank ING menilai risiko kenaikan inflasi akibat lonjakan harga energi masih relatif terbatas seiring ekspektasi inflasi konsumen yang dinilai masih terkendali.
Wall Street Menguat
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat berakhir menguat pada Kamis. Investor merespons positif penurunan harga minyak serta data inflasi grosir yang lebih rendah dari perkiraan.
Dow Jones Industrial Average naik 69,72 poin atau 0,13 persen menjadi 53.839,99. S&P 500 menguat 50,49 poin atau 0,65 persen ke level 7.798,99, sedangkan Nasdaq Composite naik 214,54 poin atau 0,81 persen menjadi 26.803,03.
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona positif. Sektor layanan komunikasi dan real estat mencatat kenaikan terbesar, masing-masing 1,56 persen dan 1,34 persen.
