Harga emas turun pada perdagangan Selasa (11/8) setelah mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua bulan pada sesi sebelumnya. Investor memilih berhati-hati menjelang rilis data inflasi AS yang dapat memengaruhi arah kebijakan suku bunga The Fed.
Mengutip Investing, Rabu (12/8), harga emas spot turun 0,5 persen menjadi USD4.368,38 per ons. Sementara emas berjangka naik tipis 0,2 persen menjadi USD4.427,32 per ons.
Pergerakan emas turut dipengaruhi kenaikan harga minyak dan ketidakpastian terkait pembukaan Selat Hormuz. Harga minyak naik hampir 2 persen setelah melonjak sekitar 5 persen pada sesi sebelumnya.
Pasar kini menunggu data CPI AS yang dirilis Rabu dan PPI pada Kamis. Inflasi yang lebih rendah berpotensi meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan mendukung harga emas.
