Mataram – Dalam rangka mendukung upaya penanganan kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan koordinasi antarinstansi, Jasa Raharja Cabang Bima melaksanakan survei Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas bersama pihak kepolisian, pada hari Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperoleh informasi yang akurat mengenai peristiwa kecelakaan sekaligus mendukung proses penanganan korban sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing instansi.
Pelaksanaan survei dilakukan dengan meninjau langsung lokasi kejadian bersama petugas kepolisian untuk mengidentifikasi kondisi lingkungan dan situasi di sekitar TKP. Peninjauan ini menjadi salah satu langkah penting dalam menghimpun informasi pendukung terkait peristiwa kecelakaan, sehingga proses tindak lanjut dapat dilakukan berdasarkan data dan hasil koordinasi di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, Jasa Raharja Cabang Bima dan kepolisian juga melakukan koordinasi terkait informasi kecelakaan, kronologi kejadian, serta data korban yang diperlukan untuk mendukung proses penanganan lebih lanjut. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat pertukaran informasi dan membantu memastikan pelayanan kepada korban berjalan sesuai prosedur yang berlaku.
Selain mendukung proses pendataan dan penanganan kecelakaan, survei TKP menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan yang responsif kepada masyarakat. Melalui koordinasi langsung dengan kepolisian, Jasa Raharja berupaya memastikan informasi yang dibutuhkan untuk proses pelayanan santunan dapat ditindaklanjuti secara tepat dan akurat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan survei bersama ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Jasa Raharja dan kepolisian dalam mendukung peningkatan keselamatan berlalu lintas. Informasi yang diperoleh dari hasil peninjauan lapangan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait dalam mengidentifikasi kondisi jalan maupun faktor lingkungan yang berpotensi memengaruhi terjadinya kecelakaan.
Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja Cabang Bima menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan kepolisian dan para pemangku kepentingan terkait dalam penanganan kecelakaan lalu lintas. Diharapkan, kolaborasi yang berkelanjutan dapat mendukung pelayanan kepada korban secara optimal sekaligus mendorong terciptanya kondisi lalu lintas yang lebih aman bagi masyarakat.
