Perum BULOG meminta seluruh mitra Rumah Pangan Kita (RPK) melaporkan penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Kebijakan ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan distribusi beras pemerintah hingga tingkat pengecer sekaligus mencegah penyalahgunaan.
Direktur Utama BULOG menyebutkan, masih banyak mitra RPK yang belum rutin melaporkan penjualan setelah menerima pasokan. BULOG juga akan mengevaluasi sistem pemesanan melalui Klik SPHP agar tidak membuka celah penyimpangan. Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan langsung secara acak terhadap sejumlah RPK di Jakarta. Langkah ini turut diperkuat menyusul dugaan penyalahgunaan beras SPHP yang dikemas ulang dalam karung berukuran 50 kilogram.
