Jasa Raharja Jakarta Perkuat Peran Aparatur Wilayah melalui Program Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban di Kecamatan Tanjung Priok

Jasa Raharja Jakarta Perkuat Peran Aparatur Wilayah melalui Program Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban di Kecamatan Tanjung Priok

Jakarta Utara – Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas secara berkelanjutan, PT Jasa Raharja melaksanakan Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban melalui pemberdayaan aparatur kecamatan dan desa. Kegiatan ini digelar pada Selasa, 28 April 2026, bertempat di Kecamatan Tanjung Priok.

Program ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan peran aktif aparatur kewilayahan sebagai garda terdepan dalam mendukung upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan kolaboratif berbasis domisili korban. Kegiatan ini turut melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta jajaran PT Jasa Raharja.

Acara dibuka secara resmi oleh Camat Tanjung Priok, Samsu Rizal Kadadi, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman dan tertib. Selanjutnya, paparan disampaikan oleh Kabag Administrasi Jasa Raharja Kanwil DKI Jakarta, Khairil terkait peran strategis Jasa Raharja dalam mendukung program keselamatan transportasi.

Kegiatan ini diikuti oleh aparatur kecamatan, kelurahan, serta berbagai pemangku kepentingan di wilayah Tanjung Priok. Melalui program ini, aparatur wilayah didorong untuk lebih aktif dalam melakukan edukasi keselamatan kepada masyarakat, melakukan deteksi dini terhadap potensi risiko kecelakaan, serta berkontribusi dalam mendukung program keselamatan transportasi yang berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode sosialisasi, pemaparan materi, diskusi interaktif, serta penguatan koordinasi lintas sektor antara PT Jasa Raharja, aparatur kecamatan/kelurahan, dan Kepolisian. Pendekatan berbasis domisili korban ini diharapkan mampu mengidentifikasi permasalahan keselamatan secara lebih tepat sasaran, sekaligus mendorong penyusunan langkah preventif yang efektif di tingkat wilayah.

Melalui sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan, program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di wilayah Jakarta Utara, serta menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas yang lebih baik di tengah masyarakat.