Mataram – Jasa Raharja NTB melaksanakan kunjungan Customer Relationship Management (CRM) Iuran Wajib Kapal Laut (IWKL) kepada operator kapal di kawasan Pantai Gili Kondo, Pantai Gili Lampu, dan Pantai Purwa Karya, Kabupaten Lombok Timur, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan koordinasi dengan operator kapal sekaligus memastikan kesesuaian data penumpang sebagai dasar penyelenggaraan perlindungan bagi pengguna angkutan laut.
Dalam kegiatan tersebut, Jasa Raharja NTB berkoordinasi langsung dengan operator kapal mengenai pencatatan dan pelaporan data penumpang dalam manifest. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan manifest memuat jumlah penumpang yang sebenarnya diangkut pada setiap perjalanan serta sesuai dengan kondisi aktual sebelum kapal beroperasi.
Pemeriksaan manifest difokuskan pada pencocokan jumlah penumpang yang tercatat dalam dokumen manifest dengan jumlah penumpang aktual di atas kapal, termasuk memastikan data penumpang tercatat secara tertib dan akurat. Langkah ini penting untuk meminimalkan perbedaan data, memastikan kejelasan informasi penumpang, serta mendukung proses verifikasi apabila terjadi kecelakaan yang membutuhkan penanganan dan pemberian santunan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain pemeriksaan manifest, kunjungan CRM IWKL juga menjadi sarana edukasi kepada operator kapal mengenai pentingnya pemenuhan kewajiban IWKL dan kepatuhan terhadap ketentuan angkutan penumpang. Jasa Raharja NTB mengimbau operator agar selalu memperbarui data manifest sesuai jumlah penumpang aktual dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.
Jasa Raharja NTB terus mendorong operator kapal agar senantiasa mengutamakan keselamatan pelayaran, memastikan data penumpang sesuai kondisi sebenarnya, serta memenuhi kewajiban administrasi IWKL. Sinergi antara Jasa Raharja dan operator kapal diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan sekaligus memperkuat upaya perlindungan bagi masyarakat pengguna transportasi laut.
Melalui kegiatan CRM IWKL ini, Jasa Raharja NTB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas koordinasi dan pelayanan kepada mitra transportasi laut. Diharapkan, upaya tersebut dapat mendukung penyelenggaraan angkutan kapal yang tertib administrasi, mengutamakan keselamatan, serta memberikan perlindungan dasar bagi penumpang sesuai ketentuan yang berlaku.
