Semarang – Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan kegiatan penelitian dengan tema “Peran Polri dalam Mewujudkan Kamseltibcarlantas Berbasis Edukasi, Teknologi dan Kemitraan Masyarakat” di wilayah hukum Polrestabes Semarang yang dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2026 bertempat di Aula 97 L:t.3 Gedung B Mapolrestabes Semarang.
Kegiatan yang dihadiri oleh Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan Kota Semarang, Dinas Pendidikan, PT Jasa Raharja (Persero) dan Organda menjadi bagian dari upaya untuk menggali pandangan, masukan, serta pengalaman dari berbagai unsur eksternal terkait penyelenggaraan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Dalam pelaksanaannya, penelitian melibatkan sejumlah responden dari berbagai unsur, antara lain lembaga swadaya masyarakat (LSM), tokoh pemuda, mahasiswa, unsur pemerintah, Dinas Perhubungan, serta Jasa Raharja. Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih komprehensif mengenai upaya peningkatan keselamatan lalu lintas.
Melalui penelitian ini, Puslitbang Polri mendorong penguatan strategi Kamseltibcarlantas yang tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat, pemanfaatan teknologi, serta penguatan kemitraan dengan seluruh stakeholder.
Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib dan berkeselamatan. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, Jasa Raharja, komunitas, dunia pendidikan, serta masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Jasa Raharja sebagai bagian dari ekosistem keselamatan lalu lintas terus berkomitmen mendukung berbagai program yang bertujuan menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.
Melalui kolaborasi, edukasi dan pemanfaatan teknologi, seluruh stakeholder diharapkan dapat bersama-sama mewujudkan Kamseltibcarlantas yang semakin efektif serta menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat.
